Kata Al-Maududi, “Jika sejarah Islam itu diuji dengan batu penguji ilmu rijal nescaya tidak akan tinggal kecuali hanya 1/10 daripada sejarah Islam itu”.

 

( Dari buku “Khilafah wa Mulukiyyat” atau “Khilafah dan kerajaan)

 

 

Kata Al-Qardhawi, " Kebanyakan cerita sejarah yang kita ambil bukanlah dari sumber sejarah yang diyakini dan bukanlah daripada riwayat yang sabit. Sekiranya kita menggunakan prinsip al-Jarhu wa al-Ta'dil maka ia langsung tidak akan ada nilai".

 

( Dari terjemahan buku ' Pertentangan Islam dan Sekular: Sekular Pasti Tersungkur', Maktabah al-Qardhawi m.s.211 )